Posts Tagged as ‘hujan’

September 23, 2009

Skate My Heart Away

Sekotak ingatanku tentangmu adalah serupa film-film sedih. Sesak akan beberapa episode perpisahan yang selalu dilalui seorang diri (lucu, karena bukankah sebuah perpisahan biasanya melibatkan dua orang—ia yang tinggal dan ia yang pergi?).
Selalu ada kota-kota asing dengan pemandangan yang tak kukenali. Rewind episode-episode sebelumnya sembilan kali. Ada hujan yang turun terlalu dini (dan sejak saat itu [...]

April 29, 2009

:: 1/24

Selintas hujan berkelebat sekejap; menjelma putih yang membuat mata hanya bisa melihat dalam jarak pandang terbatas. Satu meter? Jarak pandang yang kemudian menyapu dirimu.
Bersebelahan, kita terperangkap dalam sebuah kotak kaca. Transparan seperti batu es dalam gelas yang sudah mencair sehingga iced tea itu tidak lagi dingin. Mesin penggiling kopi yang berderum di kejauhan. Sebungkus rokok [...]

March 18, 2009

:: bangkok’s minutes (prelude)

prelude |ˈprelˌ(y)oōd; ˈprāˌl(y)oōd| noun 1 an action or event serving as an introduction to something more important : education cannot simply be a prelude to a career. 2 an introductory piece of music, most commonly an orchestral opening to an act of an opera, the first movement of a suite, or a piece preceding a [...]

December 22, 2008

:: as to why it happens

You’ll never get the right answer if you kept on asking the wrong question, they say.
True.
It’s a bit like what Lewis Carrol has written in Alice’s Adventures in Wonderland–on a scene where Alice, who got lost, bumped into a Cheshire cat.
‘Would you tell me, please, which way I ought to go from here?’ asked Alice.
‘That [...]

November 7, 2008

:: getting over november

Akhirnya saya mengerti. Pertalian dalam barisan-barisan aksara perempuan itu bukanlah kopi, bukan pula hujan, bukan jingga, dan bukan pula senja. Tetapi jendela.
Saya pernah bertanya kepada perempuan itu, “Mengapa harus di balik jendela?”
“Mungkin, karena di balik jendela, kita terlindung. Ada sesuatu yang membatasi kita dari dunia luar…” jawab perempuan itu.
“Takutkah kau pada dunia di luar jendela [...]

October 8, 2008

:: yang tersisa dari libur lebaran…

… adalah SMS yang terus-menerus masuk dan sebagian tak sempat terbalas (maafkan), kue-kue dan puding di dalam kulkas, timbangan yang kembali naik 1 kilo setelah sempat turun 2 kilo selama Ramadhan (karena terlalu lahap menyantap berbagai hidangan Lebaran sepertinya), juga satu stoples kastengel untuk menemani saya minum teh hangat di malam hari.

Tersisa juga pertemuan tak [...]