Minggu ini, dua kali saya menyambangi fX–Lifestyle X’enter (dulu Sudirman Place); yang berada di dekat Gelora Bung Karno itu.
Awalnya hanya karena penasaran saja dengan bentuk bangunannya yang unik. Juga karena ingin melihat seluncuran paling tinggi se-Asia (katanya)–yang sempat diinformasikan oleh kawan saya di Astro melalui email.
ATMOSTFEAR
Dan inilah ternyata seluncuran itu, yang dinamakan Atmostfear. Iya, seluncuran berupa tube dengan “atap” transparan sepanjang 72 meter dan setinggi 28,25 meter–yang melingkar dari lantai f7 sampai f1 dan bisa kita lalui hanya dalam waktu 12 detik saja. Melihatnya memang menakjubkan. Ngeri-ngeri gimanaaa, gitu
Oh ya, untuk bisa meluncuri Atmostfear, kita harus melakukan pembelian di fX terlebih dahulu. Minimal Rp. 1,- dan kita sudah bisa mendapatkan undian. Jika beruntung, nah, silakan meluncur!
Untuk cewek-cewek (atau bahkan cowok) yang berniat naik Atmostfear di fX, hati-hati, jangan mengenakan rok. Bukannya apa-apa, dengan kecepatan sekian, saya tidak bisa jamin rok Anda tidak terbang ke mana-mana. Apalagi, sewaktu Anda sampai di tempat akhir peluncuran di f1, banyak orang-orang yang akan menertawakan menonton pendaratan Anda yang tidak mulus dan tampang Anda yang semrawut
Jangan sampai mereka mendapat tambahan tontonan gratis… (kecuali kalau Anda mau ‘berderma’).
Sayang, tidak berhasil memotret Atmostfear ini saat ada orang yang sedang seluncuran di dalamnya. Soalnya meluncurnya cepat sekali, sih
Belum dijepret sudah keburu hilang dari pandangan…
FPOD
Icon menarik lainnya dari fX adalah fPod. Apa pula itu? Apa ada hubungannya dengan iPod?
Oh, tidak
fPod ini semacam ruangan kecil berbentuk ‘kantong’ yang bisa dipakai untuk meeting atau sekadar kumpul-kumpul bersama teman-teman. Sewanya mulai dari 300 sampai 500 ribu per jam. Ini sudah termasuk semua fasilitas di dalamnya, termasuk TV, karaoke, wi-Fi, dll.
foto FPod diambil dari sini.
Desain ruangannya lucu-lucu dan unik!!! Waktu sedang jalan-jalan mengagumi fPod ini, salah satu karyawan fX yang mungkin melihat betapa “ngampungnya” saya dan kawan-kawan, akhirnya mengajak kami masuk dan melongok fPod-fPod yang ada.
Kemudian–bermodal kartu nama–kami pun diperkenalkan dengan Mas Wiwin Hakim, Sales & Marketing Executive fPod, yang menjelaskan bahwa di fX ini, seluruhnya ada 11 fPod yang didesain oleh 11 desainer berbeda yang pernah menjadi finalis British Desainer Award.
Temanya?
Ya, suka-suka desainernya; sesuai dengan ciri khas masing-masing. Jadi ada yang manly banget, ada yang berkesan bambu-bambuan, ada yang retro, ada yang chic, duh, bisa pilih sendiri sesuai dengan selera pribadi
CREOLE
Kemarin saya kembali lagi ke fX untuk mencari inspirasi
Kali ini saya memutuskan mampir ke Creole, chocolaterie patisserie dengan konsep open kitchen yang ada di lantai 2, dan sudah saya incar sejak pertama kali menginjakkan kaki di fX
Tempatnya enak sekali untuk nongkrong berlama-lama, dan stop kontak juga bertebaran di tiap sudut, memudahkan Anda yang ingin nongkrong sambil nge-blog bekerja.
Saya dan kawan saya akhirnya memesan minuman dan kue yang direkomendasikan pelayan di Creole: hot Belgian chocolate, iced chocolate, dan kue bernama “Dome”–yang menggunakan campuran cokelat dan liquor. Mm, sedaaap
Selagi duduk-duduk di sana, kami dihampiri oleh seorang lelaki yang kemudian diketahui bernama Jose Pelo, atau biasa dipanggil Joy. Ia bertanya dengan ramah bagaimana rasanya minuman dan kue cokelat yang disajikan (“enaaaakkk”).
Setelah ngobrol-ngobrol, ternyata diketahui bahwa Creole adalah ‘produk’ lokal–bukan franchise seperti yang saya dan kawan saya duga sebelumnya. Joy yang asal Filipina ini berkata bahwa mendirikan kafe cokelat memang impiannya sejak lama, dan akhirnya, berpartner dengan ‘muridnya’ yang orang Indonesia, ia membuka Creole di fX ini.
Lho, muridnya?
Ya, ternyata Joy adalah guru memasak di William Angliss Institute, Melbourne–yang punya the best cooking class di Australia (menurut kawan saya yang pernah kuliah di Melbourne sana)! Wah, nggak sia-sia nongkrong di Creole, hehehe. Bisa mencicipi hasil racikan kelas satu!
Hmm, jadi berminat untuk belajar bikin kue-kue dan minuman cokelat, nih!







29 Comments
July 24, 2008 at 2:44 am
wah mahal banget ongkosnya. Satu jam setara uang makan saya sebulan. dahsyat memang..
salam
July 24, 2008 at 2:50 am
@proletarman: eh kan bisa dibagi rame-rame, satu ruangan bisa buat 10 orang lebih kok, jadi kalo dibagi 10, bisa seorang 30,000 sejam
July 24, 2008 at 3:39 am
Pingin meluncurrrr….!!!! kayanya asik banget
July 24, 2008 at 4:58 am
whew…kayaknya menarik
jadi pengen buru2 ke jakarta lagi… hehehe
July 24, 2008 at 7:05 am
wiiii, kayaknya atmosfearnya seru. kapan kita coba haaaan??? ^^
itu coklatnya bikin ngiler…
July 24, 2008 at 7:28 am
@ck: kapan dong chiiiikkk hihihihi
July 24, 2008 at 11:30 am
Wwweeewww.. Global warming is cool!!!
July 24, 2008 at 12:30 pm
wakakakakakaka….
seperti mengulang liputan beberapa media nasional/ibukota pekan lalu.
gw penasaran hanya karena Platinum XXI yg masih bertarif 15 ribu Senin-Kamis + 25 ribu weekend itu. layarnya segeda apa ya… hmmm……
July 24, 2008 at 1:43 pm
pengen bisa ngerasain seluncurannya!
memacau adrenaline itu tuh!
kapan ya palembang buat juga!
wkekekekekeke!
July 24, 2008 at 1:52 pm
Apa?! Kembali tanpa diriku? Huhu… Kan kita kudu poto-poto lagi di depan booth or counter2 yang belum jadi itu Han, hihi…
July 25, 2008 at 2:46 am
Jadi pengen nyobain tuh prosotan…
Atau lebih enak nungguin pendaratan dari pemerosot cewek cakep yang pake rok?
July 25, 2008 at 3:24 am
fx dulu klien gue di kantor yang lama han…. logonya lucu gak?
July 25, 2008 at 3:55 am
thx bwt cmment’a y…
emg mw ngpain k ptik..?
July 25, 2008 at 3:58 am
Jujur… aku seneng banget lihat gambar2 nya…hehehehehe
July 25, 2008 at 4:44 am
keliatanya seru, pengen nyoba. tapi kok jauh yah? harus ke ibu kota
July 25, 2008 at 4:54 am
Menarik juga tempat ini untuk dikunjungi. Perlu asuransi atau tidak kalau mau meluncur?
July 25, 2008 at 8:54 am
wah kalo ada seluncuran gini jelas lebih seru daripada jungle di bogor, hahaha :p
July 25, 2008 at 9:43 am
ngopi yuk han di fx
July 25, 2008 at 1:08 pm
PTIK itu di kebayoran mananya han?
July 25, 2008 at 3:31 pm
tempat yang menarik ya.. mudah mudahan suatu saat bisa kesana
July 25, 2008 at 5:27 pm
Akhirnya mereka nemuin konsep yang mampu menarik pengunjung. Kebayang dulu sudirman place meni sepi banget
July 25, 2008 at 5:47 pm
okey okey okey saya ndak mau pake rok ke sana, saya mau pakai sarung saja ha ha ha…
July 26, 2008 at 5:44 am
eh tapi ndapetin undian untuk prosotan di atmosfear-nya rada susye..kalo gak beruntung, mesti blanja lagi, trus blanja lagi, biar dapet undiannya..itu dia yang malesh..
July 26, 2008 at 12:25 pm
coklatnya keliatan enak
July 26, 2008 at 1:11 pm
han, gimana cara ngajak gage untuk ikut atmosfear ini? ada ide?
July 27, 2008 at 12:12 pm
Han, Dome-nya kayaknya enak banget tuh …
BTW beberapa kali diajak ke FX tapi males. But baca postingan u ini kayaknya jadi tertarik jg kesana …
Yuk kopdar di … CREOLE .. yummy …
July 28, 2008 at 12:43 am
wah.. cukup nambah pengetahuan..!! cuma itu diah.. banyak yang ga ngerti gweh..!! (ndeso banget..!!)
apa lagi itu tadi yang di pesen, nyebut namanya aja gweh ga bisa apa lagi makan nya..!!
Haks..Haks..Haks..
July 29, 2008 at 2:13 pm
Hai there..
senang bisa berbagi seperti tulisan ini. Dan senang bisa kenal anda sebagai calon penulis..
mungkin kita bisa berbagi informasi yach???
salam kenal
vuelveogata
August 6, 2008 at 5:04 am
wawwww… laporannya, keren banget. Saya jadi pengen banget kesana… tapi ama siapa yach, hehehehe..
Itu coklat dan Domenya menggiurkan sekali yach… gimana caranya makan2 ditempat kek gitu tapi gak perlu bayar yach?, secara saya khan bukan org kaya yg punya duit banyak. Kerja kantor yg bagian wisata kuliner enak kali yach, bisa makan2 dibayarin kantor pulak…
Tapi ada yg nerima emak2 sableng kek gue gak yach